سْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Sabtu, 15 Januari 2011

Batu Untuk Palestina

Sepucuk surat via pos palestina

Berisi batu dan coretan darah

Meminta selembar uang

Bukan untuk belanja atau jajan

Pagi ini ku kirim wesel via pos Jakarta

berisi untaian air mata dan permintaan sejuta maaf

tiada yang bias kuberikan

kecuali batu dan coretan darah

karena hatiku telah menjadi batu, saudara

maka ambillah hati ini

lemparilah sekujur tubuhku

samapi kenjadi batu

dari anak2 kampung susukan

Parangtritis

yang luas in kukira bukan pantai

ia hanyalah hamparan hati

dan gelombang yang bergulung

tak hentinya mencari tepi

hidup yang terlanjur memisteri

mampukah kutemukan, tiap saat lekat dibadan

rabbi, sungguh! Engkaulah sandaran

ketika diri terhimpit ketidaktahuan

dari mulyono

Kematian Yang Sempurna

Kematian Yang Sempurna

Jasadku telah menjadi nisan

Bagi kubur hari-hariku

Dalam tabung televise yang menjadi keranda

Dan Koran pagi yang menjadi kafan

O, sungguh kematian yang sempurna

Oleh : Muhammad yulius

Senin, 03 Januari 2011

I'm Muslimah and Very Happy



Bagaimana tidak bahagia, kalau dengan kemuslimahan ini kami masih tetap bisa melakukan banyak hal tanpa perlu melanggar aturanNya. Bagaimana tidak bahagia, kalau dengan kemuslimahan ini kami menjadi lebih baik dari hari ke hari dalam ketaatan karenaNya. Dan bagaimana kami tidak bahagia, karena semakin kami bangga dengan kemuslimahan ini, maka semakin Allah menyayangi kami.

Tahukah engkau apa artinya jika Allah telah sayang pada seseorang? Mari kita dengar firmanNya dalam sebuah hadits qudsi :

Berkata Abu Hurairah RA bahwasanya Nabi SAW bersabda :

Apabila Allah mencintai seorang hamba, maka Dia Ta’ala memanggil Jibril AS seraya berfirman :

"Sesungguhnya Aku mencintai si Fulan maka cintailah dia.”

Beliau SAW kemudian bersabda :

Maka Jibril AS pun mencintainya. Kemudian Jibril memanggil terhadap penghuni langit : ‘Sesungguhnya Allah mencintai Fulan, maka cintailah ia.’ Maka seluruh penghuni langit mencintainya. Kemudian di bumi ia diterima.

Apabila Allah membenci seorang hamba, maka Dia Ta’ala memanggil Jibril AS seraya berfirman :

"Sesungguhnya Aku membenci si Fulan, maka bencilah ia"

Lalu ia dibenci oleh Jibril AS. Kemudian Jibril AS memanggil penghuni langit : ‘Sesungguhnya Allah membenci Fulan, maka bencilah kamu sekalian terhadapnya.'

Kemudian Beliau SAW bersabda : Kemudian ia di bumi dibenci oleh orang-orang.

[HQ. 3.5 Ditakhrijkan oleh Al-Bukhari, Muslim] [MZ74-79]

Lalu, apa lagi yang kurang dalam hidup ini jika Allah SWT, para malaikat, penghuni langit, dan penghuni bumi sedemikian istimewa menempatkan kita? Yakinlah, kita tak kan pernah merasa sendiri meski sedang seorang diri.

Akan selalu ada kebaikan dalam kebaikan tercipta, karena memang demikianlah keberkahan hidup terengkuh. Dan pastinya berbeda sekali dengan kedudukan orang kedua dalam hadits tersebut, dimana pasti menjadi pilihan berikutnya jika tak memilih pilihan sebelumnya, yaitu menjadi seseorang yang dicintai Allah SWT.

Jika jelas demikian, lalu alasan apa yang masih membuat sebagian dari kita enggan hidup dengan kemuslimahan ini?

Apa? Jadi muslimah itu ribet?

Apakah yang kau anggap ribet itu mengenakan kain penutup kepala yang lebar hingga menjuntai ke dada? Sementara itu adalah penjagaan terbaik dari Allah yang disebut hijab. Yang maknanya lebih dari sekedar kain penutup kepala. Yang dengannya engkau tak hanya aman, namun juga mengamankan mata dari yang bukan haknya.

Apakah yang kau sebut ribet itu harus memakai pakaian panjang longgar dan tidak transparan? Sementara justru itulah letak harga diri fisikmu. Pun demikian, kau juga aman dan mengamankan syahwat para lelaki tak kuat iman. Itulah yang disebut langkah preventif dari pintu perzinahan, terlebih (na’udzubillahi min dzalik) pemerkosaan.

Kalaupun toh memang ribet, hanya seribet itu kan? Ribet yang tak'kan membuat hidupmu sengsara. Sedikit kepanasan bukan masalah besar, toh akan menjadi sangat biasa jika kau mengenakannya tiap hari.

Ah, jika kita bicara ribet, bukankah shalat lima waktu itu lebih ribet dari pada yang “sembahyang” sepekan sekali? Jangan-jangan kau mengatakan shalat lima waktu juga ribet? Ups, maaf… bukan bermaksud su’udzan, hanya selintas pikiran yang tiba-tiba muncul sebagai bahan perbandingan.

***

Apa? Jadi muslimah itu sulit?

Hei, jangan membuatku tertawa. Bukannya justru sangat simple dan sangat nyaman dengan apa yang ada. Tidak perlu punya se-tas make-up tuk memoles wajah agar tetap terlihat cantik menarik, toh wanita bukanlah benda pajangan yang harus menarik perhatian. Kita sedang tidak jualan diri kawan! Tapi kita sedang hidup dengan akal, hati, dan jasad kita sebagai manusia yang bemartabat.

Muslimah tidak perlu update fashion hanya agar tidak dibilang kampungan dan ketinggalan jaman. Karena pakaian takwa ini adalah model yang tidak pernah lekang dimakan jaman. Akan tetap seperti ini dari dulu dan sampai kapanpun. Kenapa bisa demikian? Karena acuan syarat pakaian takwa ini sudah dipatenkan langsung dari yang menciptakan jaman, yang tentu saja lebih tahu tentang perkembangan jaman. Acuan syarat yang jauh lebih valid dan sempurna, karena juga diperhatikan efek samping untuk diri sendiri maupun untuk orang di sekitar.

Jadi, apanya yang sulit? Oh, apakah tidak bersentuhannya dengan lawan jenis yang bukan mahram, meskipun hanya berjabat tangan itu yang disebut sulit? Ketahuilah, bahwa justru itulah bagian dari istimewanya muslimah. Tak disentuh selain pada yang sudah berhak. Dengan garis jelas antara haram dan halal.

Dan siapa bilang sulit? Hanya perlu sedikit bersiasat agar tetap aman dan nyaman. Misalnya engkau hanya perlu menelangkupkan kedua tangan di depan dada, sedikit tersenyum sambil berucap, “Maaf, saya sudah wudhu.” kalau ketemu lawan dan suasana yang tidak kondusif untuk menjelaskan bahwa memang selain mahram dilarang bersentuhan. Karena tidak bisa dipungkiri masih banyak yang “belum bisa menerima” bahkan ada yang belum mengerti tentang hukum yang satu ini, dimana pernah dikisahkan bahwa Nabi SAW lebih memilih ditusuk dengan besi panas dari pada menyentuh wanita yang bukan mahram.

Dan ini sedang tidak berbohong, karena kalimat bentuk lampaunya tidak menjelaskan kapan waktu wudhunya, “sudah wudhu” bisa berdurasi sejam yang lalu, sehari yang lalu, seminggu yang lalu, sebulan yang lalu, atau kalau perlu setahun yang lalu. Jadi, kalau masih juga bilang sulit, itu tandanya sih kurang kreatif saja kali ya?

***

Apa? Jadi muslimah itu kudu pinter ngaji? Banyak tahu tentang hukum agama? Tidak boleh tertawa cekakan? Tidak boleh teriak-teriak? Tidak boleh jutek? Tidak boleh bla, bla, bla…

Ayolah kawan, jangan lagi cari alasan, karena semakin banyak alasan semakin menunjukkan kualitas diri, pun semakin menunjukkan kesalahan. Semuanya ada awal mulanya, semua ada proses dan alurnya. Engkau hanya perlu satu kata kunci sukses menjadi muslimah, yaitu taat. Bahasa Al-Qur’an-nya sih sami’na wa atha’na. Karena demikianlah sikap dan sifat para sahabat/sahabiyah dahulu ketika menerima ketentuan syari’at dari untaian tutur sang Nabi SAW.

Taatlah niscaya akan bahagia. Bukan bahagia yang semu, bukan bahagia yang dibayangi kekhawatiran takut kehilangan kebahagiaan itu sendiri. Tapi ini bahagia yang menghujam ke dasar kalbu. Bahagia yang membahagiakan. Karena hanya ada kata sabar dan syukur di dalamnya, yang bermula dari rasa yang sama; percaya akan kebaikan-kebaikan di setiap takdirNya. Tak ada umpatan, keluhan, apalagi penyesalan tentang kehidupan.

Jadi jika demikian tentang kebahagian itu, maka kamilah yang paling lantang berkata, “I’m muslimah and very happy.”

***

RF_Hayuh… Tunjukkan kemuslimahanmu…

Tetap survive untuk rentang waktu yang pajang dan melelahkan, dalam batasan usia kita. Karena memang, ya, kita sedang menapaki jalan terjal dan berliku, penuh onak duri.

http://www.eramuslim.com


Senin, 30 Agustus 2010

Puisi sms


Rinduku terpatri untukmu

Angan-anganku tertuju untukmu,

Jika malam ini kau tak hadir

Maka aku ingin berteduh dihatimu

Karena dirimu tujuan hidupku

Karena hanyamu ku arungi samudra

Kiasan kiasan dibalik hatimu

Jika engkau ijinkan

Bolehkah aku mengenang sebagian hidupmu di dalam hati ku?


Tiga hal dalam kehidupan yang gak pernah kembali

Waktu perkataan dan kesempatan

Tiga hal dalam kehidupan yang gak jangan sampai hilang

Kehormatan harapan dan kejujuran

Tiga hal dalam kehidupan yang berharga

Cinta kepercayaan dan persahabatan



Mengenalmu adalah kesyukuran

Bercanda denganmu adalah kebahagian

Menyakitimu tak akan ku lakukan

Satu permintaan ku smoga cintaku bersemi di dalam hatimu selamanya



Cinta tercipta dalam hati tak tertulis tak terlukis

Tak rapuh oleh jarak tak terganti oleh waktu

Jaga dengan baik kekasihmu layaknya

Kamu menjaga separuh dari hatimu



Janganlah kau jadikan cinta itu alasan

Untuk memiliki seseorang tapi

Jadikanlah cinta itu alasan

Untuk menyayangi seseorang

Karena rasa itulah yang akan membawamu

Mendapatkan cinta sejati.

Karena cinta datang bukan dari rasa ingin memiliki

Tetapi dari rasa ingin menyayangi.



Cinta sejati adalah mengerti tanpa mendengarkan

Merasakan tanpa menjelaskan

Cinta lahir dengan keikhlasan

Bukan dari sentuhan karena cinta sejati bukan dari perkataan.


Kasih tak ada kesan yang sempurna selain cinta

Dan tak ada kebahagian di dunia ini tanpa adanya cinta,

Kasih jika benar cinta itu begitu luas dan indah

seperti lautan aku ingin cinta ku begitu adanya,

cinta yang tulus tanpa ada paksaan dan keraguan

dalam hati bukan cinta hampa yang mengharap tahta atau harta

jika benar dirimu menyayangiku dengan tulus

ijinkan ku gapai hatimu dan bersandar dalam pelukanmu tuk selamanya.



Tiada keindahan melebihi kasih sayang

tiada kerinduan tanpa adanya hubungan

Tiada kasih sayang tanpa adanya Pengertian

Tiada tangis dan tawa tanpa adanya cinta,

cinta tak akan abadi tanpa adanya kesetiaan



Gak perlu sempurna untuk disayang

Gak perlu tampil istimewa untuk selalu diingat,

tapi yang terpenting bagaimana kita bisa memberikan

sesuatu yang berharga dan berarti penting

dalam kehidupan seseorang untuk slalu ada dihatinya.



Cinta luar biasa adalah saat kita menangis kita masih merindukannya

Saat dia melupakan, kita masih peduli

Saat dia mencintai orang lain kita masih bisa tersenyum dan berkata

“aku bahagia untuk dirimu” sebab mencintai bukan bukan apa

yang kita lihat tetepi apa yang kita beri

bukan bagaimana cara melupakannya tetapi sejauhmana kita bisa bertahan.



mungkin aku bukan teman yang 'Sempurna' yang kamu cari...

bukan juga yang 'Terbaik' diantar semua

tapi yang pasti aku adalah teman yang akan slalu 'Mengingatmu' sampai kapanpun



Jika hatimu adalah penjara...

Kuingin dipenjara dlam hatimu...

Maka beritahu aku kejahatan apa yang harus aku perbuat

Agar ku dapat di penjara didalam hatimu seumur hidup ku

Aku slalu berdoa

Tuhan jika dia terbaik untukku

Titipkan lah hatinya padaku

Satukanlah kami seindah kau menyatukan bunga dan kumbang

Kumohon jaga lah dia untuk ku

dan jangan biarkan dia pergi dari ku

Ya Allah adakah seorang yang tulus mencintaiku?...

Yang tak pernah menyakitiku dan yang tak pernah buat air mataku jatuh menetes

jika ada...

kirimkan dia untukku

ku membutuhkanya....

Kebaikan itu menyinari wajah

Menyalahkan cahaya jiwa

Membuka pintu rizki

Menguatkan tubuh dan menambah cinta dalam hati

Kamis, 01 Juli 2010

Sedikit tentang cinta

Cinta
Lima huruf yang memiliki seribu makna
Cinta
Adalah saat kau menyeduhkan secangkir hangat untuk ku
Cinta
Adalah ketika dirimu berarti untukku
Cinta
Adalah saat kau menghapus debu dari wajahku
Cinta
Adalah saat kau tak mengharap sesuatu yang sia-sia
Cinta
Adalah ketika kau sanggup menahan kepalaku dibahumu
Cinta
Adalah saat egoku bersimpuh dihadapanmu
Cinta
Adalah ketika aku memahami ambisi dan amarahmu
Bukan aku dan kamu yang memilih cinta
Tapi cintalah yang memilih diriku dan dirimu
Bukan cinta bila ia datang saat aku dan dirimu bahagia
Ia bersedia datang saat tetes air mata membasahi pipiku
Juga saat kau merasa gagal dalam sebuah potongan kehidupan
Itulah cinta

cinta

Tak habis ia di bagikan
Tak lenyap ia diberikan
Tak kurang ia dicurahkan
Justru ia berkelipatan

Tanpanya aku hanya sayap-sayap patah
Yang tiada guna dan lemah
Tanpanya aku hanya daun berguguran
Yang rindu akan nyanyian hujan

Tanpanya aku hanya bebatuan
Yang luluh karna kesepian
Tanpanya aku hanya kering pepohonan
yang gersang tanpa kehidupan

Maka berikan padaku
Cinta tak lekang oleh massa
Tak lapuk oleh usia
Karena ia selalu sejati
Tulus murni dan abadi